Nabi muhamad menerima seluruh pokok agama islam dari tuhannya
didepan Aqidah dan syari’atnya, yaitu berupa Al-Qur’an yang mulia disisi Allah
dan disisi orang islam merupakan jalan utama dalam mempelajari pokok-pokok bagi
islam, dan dari Al-Qur’an diketahui bahwa islam mempunyai dua cabang pokok,
tidak ada ditemukan hakikat islam dan tidak akan ditemukan maknanya kecuali
jika mengambil dua cabang yang sesuai dari wujud dalam akal, hati, dan
kehidupan manusia, adapun dua cabang ini adalah Aqidah dan syari’at.
Aqidah secara teoritis adalah
sesuatu yang dicari iman-sebelum segala sesuatu-iman iman yang tidak di dilema
tidak ada keraguan dan tidak ada kesamaran, maka sebagian contohnya adalah
banyak nas-nas yang jelas atas ketetapannya, dan umat islam bersepakat dari
nas-nas yang jelas atas ketetapannya, dan umat islam sepakat dari permulaan
ajakan beserta sesuatu yang terjadi diantara kaum muslimin dari perbedaan
–perbedaan setelah itu.
Aqidah pada awalnya mengajak kepada Rasul,
kemudian mengajak kepada manusia untuk beriman mulai tingkatan pertama dari
beberapa tingkatan dakwah, yaitu dakwahnya para Rasul yang datang menghadap
Allah, sepertia apa yang diterangkan didalam al-qur’an dan hadistnya para Nabi
dan Rasul.
Syari’at adalah peraturan-peraturan
yang disyari’atkan untuk membawa manusia dalam berhubungan dengan tuhannya,
berhubungan dengan sesama muslim, berhubungan dengan manusia, behubungan dengan
alam semesta dan berhubungan dengan kehidupan.
Aqidah
dan syari’at dalam ungkapan islam.
Sungguh orang yang beriman dan
mengerjakan kebajikan untuk mereka disediakan syurga firdaus sebagai tempat
tinggal mereka kekal didalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana. (barang
siapa mengerjakan kebajikan baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan
beriman, maka pasti akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan
kami berikan balasan pahala yang lebik baik dari apa yang telah mereka
kerjakan). Demi masa . sungguh manusia berada dalam kerugian. Kecuali
orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati
untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.
Dari sini kita mengetahuai bahwa
islam tidak hanya mencakup aqidah saja, dan tidak hanya mementingkan aturan
terhadap hubungan antara manusia dengan tuhannya, akan tetapi sesungguhnya
aqidah syari’ah mengarahkan manusia ke seluruh aspek/ sisi kebaikan dalam
hidup.
Aqidah itu pokok dan syari’at adalah
cabangnya.
Aqidah didalam islam merupakan pokok
yang degannya dibangunkanlah sebuah syari’at. dan syari’at merupakan ibadah yang menganut kepada Aqidah,
demi hal tersebut maka tidak ada wujud aqidah didalam islam kecuali dengan
adanya wujud syari’at seperti halnya tidak adanya pencapaian syariat kecuali
didalamnya dengan naungan Aqidah, dari itu semua dapat disimpulkan bahwa
syari’at tanpa Aqidah merupakan ketinggian tanpa dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar