Senin, 09 Februari 2015

bahasa arab siregar

Nabi muhamad menerima seluruh pokok agama islam dari tuhannya didepan Aqidah dan syari’atnya, yaitu berupa Al-Qur’an yang mulia disisi Allah dan disisi orang islam merupakan jalan utama dalam mempelajari pokok-pokok bagi islam, dan dari Al-Qur’an diketahui bahwa islam mempunyai dua cabang pokok, tidak ada ditemukan hakikat islam dan tidak akan ditemukan maknanya kecuali jika mengambil dua cabang yang sesuai dari wujud dalam akal, hati, dan kehidupan manusia, adapun dua cabang ini adalah Aqidah dan syari’at.
            Aqidah secara teoritis adalah sesuatu yang dicari iman-sebelum segala sesuatu-iman iman yang tidak di dilema tidak ada keraguan dan tidak ada kesamaran, maka sebagian contohnya adalah banyak nas-nas yang jelas atas ketetapannya, dan umat islam bersepakat dari nas-nas yang jelas atas ketetapannya, dan umat islam sepakat dari permulaan ajakan beserta sesuatu yang terjadi diantara kaum muslimin dari perbedaan –perbedaan setelah itu.
             Aqidah pada awalnya mengajak kepada Rasul, kemudian mengajak kepada manusia untuk beriman mulai tingkatan pertama dari beberapa tingkatan dakwah, yaitu dakwahnya para Rasul yang datang menghadap Allah, sepertia apa yang diterangkan didalam al-qur’an dan hadistnya para Nabi dan Rasul.
            Syari’at adalah peraturan-peraturan yang disyari’atkan untuk membawa manusia dalam berhubungan dengan tuhannya, berhubungan dengan sesama muslim, berhubungan dengan manusia, behubungan dengan alam semesta dan berhubungan dengan kehidupan.
Aqidah dan syari’at dalam ungkapan islam.
            Sungguh orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan untuk mereka disediakan syurga firdaus sebagai tempat tinggal mereka kekal didalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana. (barang siapa mengerjakan kebajikan baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami berikan balasan pahala yang lebik baik dari apa yang telah mereka kerjakan). Demi masa . sungguh manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.

            Dari sini kita mengetahuai bahwa islam tidak hanya mencakup aqidah saja, dan tidak hanya mementingkan aturan terhadap hubungan antara manusia dengan tuhannya, akan tetapi sesungguhnya aqidah syari’ah mengarahkan manusia ke seluruh aspek/ sisi kebaikan dalam hidup.
 Aqidah itu pokok dan syari’at adalah cabangnya.
            Aqidah didalam islam merupakan pokok yang degannya dibangunkanlah sebuah syari’at. dan syari’at  merupakan ibadah yang menganut kepada Aqidah, demi hal tersebut maka tidak ada wujud aqidah didalam islam kecuali dengan adanya wujud syari’at seperti halnya tidak adanya pencapaian syariat kecuali didalamnya dengan naungan Aqidah, dari itu semua dapat disimpulkan bahwa syari’at tanpa Aqidah merupakan ketinggian tanpa dasar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar